Musim Layangan 2026
Tahun 2026 ini muncul gebrakan pemerintah memungut pajak pada seller dengan omset lebih dari 500 juta pertahun yang merupakan akumulasi penjualan dari seluruh toko online maupun offline wajib pajak.
Pedagang online diberbagai ecommerce mulai pindah secara perlahan berdagang diwebsite ataupun whatsapp mereka jauh hari sebelum adanya pungutan pajak 0,5 persen setiap penjualan di ecommerce.
Selain karena bea admin ecommerce semakin banyak jika diakumulasikan, juga karena mungkin sudah semakin sesak dengan beragam aturan serta entahlah ya.
Bagi saya, penjual di shopee dan blibli, waktu dulu di lazada. Harus bermodal juga untuk bangun website, punya tim kerja yang solid.
Saya sendiri jualan secara mandiri, admin sendiri, bungkus juga saya sama istri kalau orderan banyak. Selebihnya karena bisnis musiman.
Dulu 2010 an kami jualan lewat blogspot ini, chat lewat BBM lalu kirim pakai JNE. Tanpa aplikasi pengecekan ongkos kirim jadi harus bolak balik ke JNE nanyain ongkos kirim.
2019 baru fokus di lazada karena kopid 19 itu ya. 2020 lalu ke shopee dan seterusnya ke tokopedia walaupun saya buka tokopedia itu udah lama banget sekira 2014 cuman saya hapus semua produk lalu mulai lagi di 2020 an lah barengan di shopee.
Di lazada gelasan asal tasik dengan brand toko gelasan tiga saudara dan gelasan opat sawargi sudah saya liburkan karena ekspedisi nya mulai ga bagus. Ketika orderan banyak, ngeburu-buru pick up, ketika orderan sedikit malah dibiarkan bahkan saya harus telponin biar diambil. Kurir lazada ini sangat membingungkan di 2025 an mulai mereka berpenyakit seperti itu teh. Padahal 2019 sampai 2024 sih baik-baik saja, sangat berintegrasi ngambil paket walaupun sebiji.
Tapi ya sudahlah toko saya di lazada sudah saya offkan dulu lah, nunggu kurir lex banyak konternya buat drop off. Sejujurnya sih pemerintah harusnya menegakkan aturan jika ekspedisi harus punya konter minimal 1 atau 2 kecamatan ada 1 konter biar memudahkan seller drop off paket. Jangan karena mereka sistemnya jemput bola, dibiarkan tanpa adanya konter yang jelas untuk perwakilan mereka. Tapi ya sudahlah karena lazada perusahaannya alibaba ya mereka mah orang kaya ga perlu masukan ataupun kritik dan saran, mereka mah pasti sukses tanpa ada masukan, kritik dan saran.
Ya sudahlah curcol hari ini segini dulu.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar